Bettet Pondok Pesantrenku

  • Whatsapp
anwari.site @ bettet pamekasan
anwari.site @ bettet pamekasan

Bettet Pon. Pes-ku
Masihkah pohon palm-palm berderet manis melambai di sepanjang jalan menyambut langkah gamang santri anyar menuju gerbangmu? Ataukah seperti di mana-mana pabrik-pabrik dan bangunan bangunan bergaya spanyolan yang angkuh dan genit menggantikannya?

Bettet Pon. Pes-ku,
Masihkah shorof dan i’lal dihafal diserambi, dapur dan pematang? Dan senandung alfiah membuai merdu? Ataukah seperti di mana-mana santri lebih suka menghafal lagu-lagu dan alunan dangdut dari transistor modern masa kini?

Bettet Pon. Pes-ku,
Masihkah Bahtsul Masa’il guna pendalaman ilmu dan halaqoh-halaqoh menghidupkan malam-malam penuh ghirah dan himmah? Ataukah seperti di mana-mana diskusi-diskusi sarat istilah tanpa kelanjutan dinilai lebih bergengsi dan bergaya?

Bettet Pon. Pes-ku,
Masihkah sari-sari pikiran al Ghazaly dikaji sore dan setiap saat dicontohkan dalam perilaku Bapak Kiai? Ataukah seperti di mana-mana penggalan-penggalan kata-kata mutiara dianggap lebih bermakna seperti majalah-majalah masa kini?

Bettet Pon. Pes-ku,
masihkah santri-santri bersama-sama melakukan sholat setiap waktu dalm derajat ganjaranya yang berlipat dua puluh tujuh? Ataukah seperti di mana-mana orang merasa tak punya waktu sibuk memburu saat-saat kesendirian untuk diri sendiri?

Bettet Pon. Pes-ku,
Masihkah KH. Siraj, KH. Heffni, KH. Abd. Hamid, dan KH. Abd. Ali memercikkan tsawab berkah dalam suksesi ilmu dan amaliyah? Ataukah di mana-mana mereka tidak punya arti apa-apa kecuali buat dikenang sesekali dalam upacara haul yang gegap gempita?

Bettet Pon. Pes-Ku,
Masihkah Kiai-Kiai bersuara netral saat Pesta Demokrasi dilaksanakan? Ataukah sudah tergantikan dengan suara baru dengan mendoktrin Santri-Santri untuk mendukung salah satu paslon? Dan masihkah dirimu sebagai pemersatu perbedaan? ataukah penggunting dalam lipatan?

Bettet Pon. Pes-ku,
Masihkah Santri-Santrimu sangat diperhitungkan di tengah masyarakat luas? Ataukah seperi Lulusan-lulusan S1 yang terus mencuat tak mendapat respon apa-apa dari warga tempat tinggal untuk dapat lapangan kerja?

Bettet Pon. Pes-Ku
Di mana-mana ada Bettet
Di mana-mana ada Mbah yai Siradj
Di mana-mana ada Mbah Yai Heffni
Di mana-mana ada Mbah Yai Hamid
Di mana-mana ada Mbah Abd. Ali
Dari senggotmu mereka menimba

Bettet Pon. Pes-Ku

Aku Rindu Kau…!!!

KH. Abd. Hamid Mu’ien dan KH. Heffni Siradj.

Semoga kita dapat dapat berkahnya, Amin..

Lahumal_Fatihah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *